ada yang tidak tahu alfred nobel? beliau adalah penemu dinamit yang dilahirkan tahun 1833 di stockholm. nobel menjadi kaya raya berkat temuannya itu. pada tahun 1888, sebuah harian perancis memuat berita yang salah sebagai headline. Di situ dikatakan "le marchand de la mort est mort" ("the merchant of death is dead"). ya... si penjual kematian akhirnya meninggal.

ternyata yang meninggal adalah seorang nobel yang lain. maklum, zaman itu belum ada handphone sehingga suatu berita yang salah butuh waktu lama untuk mengkonfirmasinya. atas berita itu nobel sadar akan penilaian orang terhadap dirinya. "dr. alfred nobel, who became rich by finding ways to kill more people faster than ever before, died yesterday." dia mendapat award sebagai orang yang kaya akibat membunuh banyak orang dengan temuannya: dinamit.
akibat kejadian ini alfred (bernhard) nobel pada tahun 1895 menginvestasikan uangnya dan digunakan untuk hadiah bagi orang yang berjasa atas : perdamaian dan ilmu pengetahuan.
pernah dengar banyak istilah untuk kata "kematian"? ada yang menyebutnya "meninggal dunia", "rest in peace", "menjemput ajal", "menghembuskan nafas terakhir", "kembali ke rumah tuhan", "tak bernyawa", dan sebagainya. untuk yang mati di medan pertempuran, ada yang disebut sebagai "gugur". untuk orang yang terhormat disebut sebagai "wafat". untuk anak muda banyak yang menyebutnya "mokad" atau "ko'id". di dalam game disebut "game over". untuk orang yang dibenci dan para kriminal disebut "modar", "mampus", dan ucapan kasar lainnya.
pernah dengar kata lain untuk "kelahiran"? "turun ke bumi"? "hidup"? ahhh... tidak ada yang sepadan ya? memang demikian. saat lahir ke bumi semua orang tidak punya gelar apakah dia seorang kaya raya, baik hati, kriminal, santo, atau teroris. tapi saat dia mati ada sebuah gelar kematian yang menempel pada namanya. istilahku : "death degree".
my friend, "gelar kematian" apa yang anda inginkan? hanya anda yang dapat mewujudkannya. apa ada yang mau dibilang "mampus" atau "modar" karena perbuatanmu semasa hidup?


7 komentar:
Meninggal setelah disemprot Baygon... Kecoak Mabok... Hahaha...
http://www.findarticles.com/p/articles/mi_zdegm/is_200503/ai_n8964165
death by degree... =)
Well... *evaporate* would be nice to be my death title hehehe... like Kadaj's death...
Btw wah... layout blognya baru ya :)
[Rosie]
keren bi...pny know how nya blog ga? bi....masa sih semnjak lu kerja di ****itu jd gt???
Buat gw sih gak penting mau punya degree apa waktu gw cabut dari dunia ini..., yang penting degree yang lo bawa ke Yang di Atas..Lo hidup di dunia cuma sementara dan apapun degree yang lo dapet dari orang2 semua subjektif..., yang perlu lo usaha dari sekarang adalah degree yang secara subjektif di berikan ke elo after life.. =)
Motivasi yang baik loh untuk make our self better aja dari hari ke hari..
Nggak masalah sebutan apa yang kita dapat saat kita mati, yang penting sih seberapa siap lo menghadap yang di atas aja..
gelar kematian apa yang cocok buat mbah Soeharto? wafat atau mampus?
Post a Comment